Di dalam benak saya, belum pernah terpikir untuk menjalani profesi sebagai seorang pengajar. Semenjak saya duduk di bangku SMA yang ada dalam benak saya adalah bercita-cita ingin menjadi seorang pencari sarang angin atau wartawan, persis seperti yang saya ceritakan berkali-kali dalam blog ini. Keinginan yang telah menjadi cita-cita saya sejak lama akhirnya memang terwujud. Saya pun mengalami menjadi buruh pencari berita di tengah persaingan para pencari berita lainnya yang berburu narasumber. Sulit dan penuh tekanan. Hampir dua bulan menjalaninya, saya tidak merasakan perkembangan yang signifikan malah semakin frustasi dan sangat tidak menikmati profesi tersebut. Sedih bukan kepalang saya mendapati diri seperti itu. Continue reading
search
log in
Categories
-
Corat-coret’s
Penunjuk Hari
debumalam's partners
- aditya hardy's blog
- aji anggara's blog
- bachtiar hakim's blog
- bapak suroso's blog
- de Elja
- dida's blog
- dimas'z blog
- eva anastasia's blog
- Hanaoki blog
- http://amfaj's blog
- kang Trie's blog
- krizt.wahyu's blog
- kumpulan artikel
- magdalena ika's blog
- mahandy's blog
- mas surya's blog
- ocemadril
- omnono's blog
- Pak Dhe's blogs
- pasar kreasi
- sash's blog
- trihartanto's blog
- wimarsetyo's blog
- WordPress.com
- WordPress.org
- Yayasan Siswa Among Beksa
- yolagani's blog
-
Comment's
Jones on TENTANG TINA Lyra on TERPANGGIL UNTUK MEMANGGI… sash on TERPANGGIL UNTUK MEMANGGI… Na2 on TERPANGGIL UNTUK MEMANGGI… kris tina on Kekukuhan Bahasa DEWI KAW… Kutu Buku on Kekukuhan Bahasa DEWI KAW… kris tina on Jangan Lagi Sebut Mereka … h4ncook on Jangan Lagi Sebut Mereka … kris tina on Beberapa Tulisan dari Sang… PatKai on Beberapa Tulisan dari Sang… Pesta Durian di Boyo… on Pesta Durian di Boyolali … kris tina on Melankolia Pagi Hari mrpall on Melankolia Pagi Hari mandor tempe on Melankolia Pagi Hari kris tina on Melihat Hidup dari Sisi yang… tamu saya